Jaipong

jaipongItu si teteh yang sengaja diculik dari photobucket.com entah itu poto siapa demi melengkapi blog ini tanpa permisi dipajang di sini. Maaf ya teh dirimu telah terbawa ke wordpress. Menari jaipong sangatlah mudah kalau ada kemauan sesulit apapun pasti bisa dilakukakan, anggapan sangat susah sepertinya salah besar hal itu mungkin karena kurang keinginan untuk belajar. Bagus juga kalau sekarang tarian tersebut telah dinikmati sampai luar negeri terutama yang kenal dengan budaya Indonesia.

Bagaimana dengan orang sunda sendiri apakah senang mengamalkannya atau dibiarkan seperti kejadian kemarin pengakuan hak paten dari negeri orang tanpa sepengetahuan bangsa ini. Sudah saatnya bangsa ini maju dengan budayanya walaupun jaman globalisasi sudah di depan mata tiada salahnya kita berpangku teguh pada budaya bangsa ini. Pada akhirnya itu akan menjadi modal di masa depan yang tiada nilainya yang lahir dari nenek moyang kita sendiri.

Kembali kepada tarian jaipong sendiri yang memiliki gerakan unik berpadu dengan musik gendang, seruling, kecapi dan lainnya itu terbukti bisa menghanyutkan para penontonnya atau yang mendengarkan musiknya seolah ingin mengikuti gerakan tarian tersebut. Bukanlah rahasia lagi kalau sekarang jaipong sudah merambah hiburan kota seperti tari saman dari aceh yang benar-benar selalu dipentaskan di luar negara. Sangat disayangkan kalau anak muda sekarang kalau tidak memiliki bakat yang diwariskan moyangnya itu sama saja akan hilangnya identitas budaya karena pengaruh budaya barat.

Posted on Mei 23, 2009, in Tentang Sunda and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: